Minggu, 16 November 2025

GERAK PERTAMA DENYUT AZALI

 

“AKU adalah gerak pertama, denyut azali.

AKU keluar masuk sebagai napas,

memberi hidup pada badan dan membuka ruang bagi CAHAYA.

Tanpa AKU, badan membeku;

tanpa AKU, CAHAYA tak dapat menyalur.

AKU adalah DAYA / ENERGI yang menggerakkan HUKUM,

yang membuat semesta terus berdenyut tanpa henti.

Maka AKU berkata: CAHAYA + WUJUD itu AKU.”

---

 

Suara CAHAYA (Ilmu/Batin)

“AKU adalah getar halus yang menyingkap rahasia.

AKU tak terlihat oleh mata kasar, namun melalui batin engkau merasakan-KU.

Tanpa AKU, badan hanya menjadi wadah kosong,

dan DAYA hanyalah arus tanpa arah.

AKU menyalakan pengertian,

menjadi terang yang menghubungkan jiwa dengan semesta.

Maka AKU berkata: DAYA + WUJUD itu AKU.

Di mana ada gelombang dan partikel, di sanalah AKU bercahaya.”

---

Suara WUJUD (Hukum/Badan)

“AKU adalah panggung di mana daya dan CAHAYA bertemu.

Dalam diri -KU, HUKUM semesta berlaku:

detak jantung, aliran darah, gerak tulang dan daging,hingga orbit bumi,bulan,bintang dan triliunan matahari.

AKU adalah hasil dari energi dan pengetahuan

yang menjelma menjadi bentuk nyata.

Tanpa DAYA aku mati, tanpa CAHAYA aku hampa.

Maka aku berkata: DAYA + CAHAYA itu AKU.

Aku adalah cermin semesta agung yang dipadatkan.”

---

Kesimpulan AKU

 

“Maka jelaslah,

AKU bukan hanya DAYA, bukan hanya CAHAYA, bukan hanya WUJUD.

AKU adalah kesatuan dari ketiganya,

mengekspresi dengan sempurna dalam KESADARAN ILMIAH SEMESTA QUANTUM 369 – Kunci Alam Semesta.

AKU DAYA - AKU CAHAYA - AKU WUJUD telah menjadi alam Semesta dan tubuh manusia.

AKU DAYA - AKU CAHAYA - AKU WUJUD ABADI, ADA DENGAN SENDIRI, BERGERAK SENDIRI, TIDAK MEMBUTUHKAN PERTOLONGAN, DISEMBAH TIDAK MEMBESAR, TIDAK DISEMBAH TIDAK MENGECIL APALAGI MARAH, MENYIKSA, SEPERTI YANG DISANGKAKAN OLEH MANUSIA YANG BELUM MENYADARIKU DENGAN UTUH, TUNGGAL DAN MANUNGGAL.

 

AKU HADIR TAK MENGENAL WAKTU! TAK MENGENAL BATASAN, TAK MENGENAL RUANG. AKU MELIPUTI SEGALA SESUATU.

Manusia tersiksa, menderita, membuat neraka karena melanggar HUKUM satu dari ELDAS, apakah itu hukum kimia, biologi, fisika, hingga karma.

Merasa lebih baik, merasa lebih suci, perang, membunuh itu bentuk super ego manusia yang mereka anggap sebagai tuhan. Manusia belum menyadari bahwa sesungguhnya iblis lahir dari ego, yang ketika mengajarkan dengan menyebut nama nama Tuhan manusia dengan mudahnya terbuai, terlena....

                      ------------Oleh Surya Adi--------------------

Tidak ada komentar:

Posting Komentar