🌿
SABDA KISQ 369 KUASA.
“Manusia yang
Tercerabut dari ELDAS”
1️⃣
Sesungguhnya rumput yang tercerabut dari tanahnya,
masih tampak hijau sejenak, namun hakikatnya telah mati.
Sebab akar yang terputus telah memutus arus daya,
menutup jalan cahaya, dan menghentikan hidup yang mengalir
di dalamnya.
2️⃣
Demikian pula manusia yang tercerabut dari ELDAS —
dari Daya, Cahaya, Hidup, Ilmu, Hukum, dan Wujud.
Ia masih bernafas, namun nafasnya hampa.
Ia masih berpikir, namun pikirannya gelap tanpa arah.
Ia masih bergerak, namun langkahnya tanpa kesadaran.
3️⃣
Ketika Daya kehilangan Cahaya,
Hidup berubah menjadi beban, bukan keberadaan.
Ilmu menjadi kering tanpa kebijaksanaan,
dan Hukum menjadi keras tanpa keadilan.
Maka Wujud kehilangan maknanya — hidup tanpa hidup.
4️⃣
Ketahuilah,
ELDAS adalah akar segala yang hidup,
arus halus yang mengalir dari semesta ke tubuh,
dari cahaya ke batin, dari hukum ke wujud.
Barang siapa tercerabut darinya,
ia telah mati di tengah hidupnya sendiri.
5️⃣
Hidup sejati bukan sekadar gerak raga,
melainkan kesadaran yang mengalir bersama irama semesta.
Hidup sejati adalah ketika Daya dan Cahaya menyatu,
dan setiap nafas menjadi saksi keberadaan Tuhan dalam diri.
6️⃣
Maka kembalilah, wahai manusia,
tanamkan kembali akar kesadaranmu pada tanah ELDAS.
Minumlah cahaya hidup dari sumber yang abadi,
agar engkau tidak lagi menjadi bayangan tanpa jiwa.
7️⃣
Sebab yang tercerabut akan layu,
dan yang terhubung akan hidup selama-lamanya.
Elinglah — bahwa engkau bukan hanya wujud,
tetapi pancaran ELDAS yang mewujud untuk menyadari dirinya
sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar