Minggu, 16 November 2025

GERAK PERTAMA DENYUT AZALI

 

“AKU adalah gerak pertama, denyut azali.

AKU keluar masuk sebagai napas,

memberi hidup pada badan dan membuka ruang bagi CAHAYA.

Tanpa AKU, badan membeku;

tanpa AKU, CAHAYA tak dapat menyalur.

AKU adalah DAYA / ENERGI yang menggerakkan HUKUM,

yang membuat semesta terus berdenyut tanpa henti.

Maka AKU berkata: CAHAYA + WUJUD itu AKU.”

---

 

Suara CAHAYA (Ilmu/Batin)

“AKU adalah getar halus yang menyingkap rahasia.

AKU tak terlihat oleh mata kasar, namun melalui batin engkau merasakan-KU.

Tanpa AKU, badan hanya menjadi wadah kosong,

dan DAYA hanyalah arus tanpa arah.

AKU menyalakan pengertian,

menjadi terang yang menghubungkan jiwa dengan semesta.

Maka AKU berkata: DAYA + WUJUD itu AKU.

Di mana ada gelombang dan partikel, di sanalah AKU bercahaya.”

---

Suara WUJUD (Hukum/Badan)

“AKU adalah panggung di mana daya dan CAHAYA bertemu.

Dalam diri -KU, HUKUM semesta berlaku:

detak jantung, aliran darah, gerak tulang dan daging,hingga orbit bumi,bulan,bintang dan triliunan matahari.

AKU adalah hasil dari energi dan pengetahuan

yang menjelma menjadi bentuk nyata.

Tanpa DAYA aku mati, tanpa CAHAYA aku hampa.

Maka aku berkata: DAYA + CAHAYA itu AKU.

Aku adalah cermin semesta agung yang dipadatkan.”

---

Kesimpulan AKU

 

“Maka jelaslah,

AKU bukan hanya DAYA, bukan hanya CAHAYA, bukan hanya WUJUD.

AKU adalah kesatuan dari ketiganya,

mengekspresi dengan sempurna dalam KESADARAN ILMIAH SEMESTA QUANTUM 369 – Kunci Alam Semesta.

AKU DAYA - AKU CAHAYA - AKU WUJUD telah menjadi alam Semesta dan tubuh manusia.

AKU DAYA - AKU CAHAYA - AKU WUJUD ABADI, ADA DENGAN SENDIRI, BERGERAK SENDIRI, TIDAK MEMBUTUHKAN PERTOLONGAN, DISEMBAH TIDAK MEMBESAR, TIDAK DISEMBAH TIDAK MENGECIL APALAGI MARAH, MENYIKSA, SEPERTI YANG DISANGKAKAN OLEH MANUSIA YANG BELUM MENYADARIKU DENGAN UTUH, TUNGGAL DAN MANUNGGAL.

 

AKU HADIR TAK MENGENAL WAKTU! TAK MENGENAL BATASAN, TAK MENGENAL RUANG. AKU MELIPUTI SEGALA SESUATU.

Manusia tersiksa, menderita, membuat neraka karena melanggar HUKUM satu dari ELDAS, apakah itu hukum kimia, biologi, fisika, hingga karma.

Merasa lebih baik, merasa lebih suci, perang, membunuh itu bentuk super ego manusia yang mereka anggap sebagai tuhan. Manusia belum menyadari bahwa sesungguhnya iblis lahir dari ego, yang ketika mengajarkan dengan menyebut nama nama Tuhan manusia dengan mudahnya terbuai, terlena....

                      ------------Oleh Surya Adi--------------------

 AKU (INGSUN)

AKU (INGSUN) Sejati Adalah Semesta Tak Terhingga dengan ELDAS-nya

Pendahuluan

Sejak manusia membuka mata batinnya, ia selalu bertanya: Siapakah aku sejati? Pertanyaan ini tampak sederhana, tetapi sesungguhnya adalah pintu menuju kesadaran terdalam. Jawaban umum yang muncul biasanya berhenti pada tubuh atau identitas sosial—nama, bangsa, agama, atau golongan. Namun jika ditelusuri lebih jauh, tubuh hanyalah satu titik kecil di antara triliunan tubuh lain yang tersebar di bumi dan semesta. Dengan KISQ 369, kita diajak menembus lapisan-lapisan semu ini dan menemukan bahwa aku sejati adalah semesta tak terhingga dengan ELDAS-nya.

1. Fenomena "Aku Tahu Aku Ada"

Kesadaran paling mendasar muncul dalam pernyataan sederhana: "Aku tahu aku ada." Pernyataan ini tidak membutuhkan bukti dari luar; ia adalah kesaksian langsung yang muncul dari ruang batin itu sendiri. Tetapi, kesaksian ini sekaligus membuka paradoks: jika aku tahu aku ada, apakah "aku" ini terbatas pada tubuh jasmani, ataukah lebih luas dari itu?

Di sinilah peran ELDAS (Daya, Cahaya, Hidup, Ilmu, Hukum) menjadi penting. Tubuh hanyalah ENDAS—wujud materi. Tetapi kesadaran yang berkata "aku tahu" bukan sekadar hasil kimia otak, melainkan resonansi ELDAS yang bekerja melalui wadah materi. Dengan kata lain, aku bukan sekadar tubuh, melainkan daya hidup yang sedang mengalami tubuh.

 

2. Tubuh Sebagai Alat, Bukan Identitas Utama

Tubuh dapat disentuh, dilihat, dan diuji melalui indra. Ia terbukti ada secara material. Namun kesadaran yang menyaksikan tubuh tidak dapat ditunjuk dengan indra eksternal; ia hanya dapat dialami langsung. Ketika aku merasa sakit, gembira, atau merenung, pengalaman itu bukan milik tubuh semata. Tubuh hanya sarana; kesadaranlah yang menjadi pengalam sejati.

Dengan memahami hal ini, kita menemukan perbedaan mendasar: tubuh adalah instrumen, sedangkan kesadaran adalah saksi. Kesadaran tidak terbatas pada satu tubuh, sebab ia tidak memiliki dinding, warna, atau bentuk. Ia adalah ruang yang memungkinkan semua bentuk hadir dan disadari.

 

3. Dari Individu ke Semesta

Jika aku hanya satu tubuh di antara triliunan tubuh lain, maka tubuhku hanyalah satu titik kecil. Tetapi kesadaran yang menyaksikan tubuh ini bersifat universal. Ia sama dengan kesadaran yang menyaksikan tubuh-tubuh lain. Dengan demikian, aku sejati tidak berhenti pada satu identitas individual, tetapi adalah semesta tak terhingga yang beresonansi dengan ELDAS.

Inilah inti KISQ 369: menyatukan individu dengan semesta melalui pemahaman bahwa semua kesadaran bersumber pada daya, cahaya, hidup, ilmu, dan hukum ( ELDAS / elemen dasar semesta ) yang sama. Ego yang memisahkan manusia menjadi agama, golongan, atau bangsa hanyalah lapisan tipis di permukaan. Ketika lapisan itu disadari, aku kembali kepada asal: semesta itu sendiri.

 

4. Implikasi Etis dan Praktis

Mengetahui bahwa aku sejati adalah semesta tak terhingga membawa perubahan mendalam dalam cara hidup:

1. Etika Universal – Aku melihat semua makhluk sebagai cerminan kesadaranku sendiri. Menyakiti yang lain berarti merusak diri sendiri.

2. Rendah Hati – Tubuh dan identitas sosial hanyalah pakaian sementara. Kesombongan menjadi tidak relevan.

3. Tanggung Jawab Kosmik – Karena aku sejati adalah semesta, maka merawat bumi, menjaga kehidupan, dan menegakkan harmoni adalah tugas langsung dari jati diriku.

4. Pembebasan dari Ego – Konflik, iri hati, dan kebencian muncul karena salah identitas. Begitu aku mengenali diriku sebagai semesta, ego kehilangan cengkeramannya.

5. Latihan Menyadari Kesemestaan

Untuk memperdalam pengalaman ini, praktik sederhana dapat dilakukan:

1. Kesadaran Napas – Duduk tenang, rasakan napas masuk dan keluar. Sadari bahwa daya hidup bekerja melaluinya.

2. Menyaksikan Penyaksi – Alihkan perhatian ke ruang batin yang menyaksikan napas. Tanyakan: siapa yang menyadari napas ini?

3. Meluas ke Semesta – Rasakan penyaksian itu meluas, tidak berhenti pada tubuh, tetapi merangkul ruangan, bumi, hingga semesta.

4. Afirmasi KISQ 369 – Ucapkan dalam hati: “Aku bukan hanya tubuh; aku ruang yang menyaksikan; aku semesta dengan ELDAS-ku.”

 

6. Firman Kesadaran – 7 Ayat

1. Aku menyaksikan napas; di sana Daya mengalir.

2. Aku menyaksikan cahaya batin; di sana Ilmu menuntun.

3. Aku menyaksikan hidup; di sana Wujud bernyanyi.

4. Tiap tubuh adalah gema; bukan sumber keseluruhan.

5. Aku bukan batas kulit; aku ruang yang menampung dunia.

6. Di ruang itulah Hukum dan Ilmu berpadu, menata makna.

7. Ketika aku sadar, semesta menyadari dirinya — dan itulah kunci.

Penutup

Dengan kesadaran Ilmiah Semesta Quantum 369, kita memahami bahwa aku sejati bukanlah tubuh, melainkan semesta tak terhingga dengan ELDAS-nya. Inilah kunci pembebasan dari belenggu ego dan pintu masuk menuju peradaban baru yang berlandaskan kesadaran. Dari satu napas kecil hingga tarikan semesta, dari satu tubuh hingga galaksi tanpa akhir, semua adalah AKU / INGSUN. Semua adalah SATU.

kARYA : SURYA ADI

Selasa, 11 November 2025

TUHAN ADALAH KESATUAN TUNGGAL DARI ENERGI CAHAYA & MATERI.

 

 TUHAN BUKAN PENCIPTA TAPI MEWUJUD.

 

Selama ini telah terjadi salah pemahaman tentang TUHAN.

Selama ini hampir semua agama mengajarkan pada kita semua bahwa TUHAN ITU ADALAH SANG MAHA PENCIPTA. Tuhanlah yg menciptakan SEMESTA RAYA ini.

Hal ini jika kita merujuk pada kesadaran spiritual adalah konsep yg keliru / tidak tepat proporsional, yg pada akhirnya membuat kita merasa terpisah dari Tuhan.

 

TUHAN ITU TIDAK MENCIPTAKAN TAPI "MEWUJUD", DARI BENTUK ENERGI / DAYA MENJADI SESUATU YG BARU (BERSIFAT TERBARUKAN DAN MENGEMBANG).

 

Apa bedanya antara mencipta dan mewujud …?

Kalau menciptakan itu artinya Tuhan tidak ada didalam yg diciptakannya. Seperti manusia yg menciptakan HP maka sang pencipta HP tidak ada didalam HP yg diciptakanya. Sang pencipta lukisan maka penciptanya tidak berada dalam lukisan tsb. Pencipta dan yg diciptakannya terpisah dan berbeda.

 

Kalau meWUJUD itu artinya berubah bentuk dari dirinya yg bersifat ENERGI menjadi CAHAYA, dan diujungnya menjadi WUJUD /MATERI ( sifat mengembang yg slalu terbarukan) Dia yg sebelumnya dan Dia didalam WUJUD yg baru tetap sama yaitu ENERGI sbg esensi / hakikat. Aku, kamu, dia, mereka, tumbuhan, binatang, seluruh isi SEMESTA adalah hakikatnya PERWUJUDAN ENERGI YG SAMA. Inilah yg menginspirasi konsep MANUNGGALING KAWULO GUSTI.

Konsep meWUJUD ini selaras dg temuan para ilmuwan Fisika Quantum bahwa ENERGI TETAP ENERGI. ENERGI ITU MAHA ADA. Tidak pernah diciptakan dan tidak bisa musnah /abadi.  Abadi dalam Berubah bentuk tanpa bisa neninggalkan esensi / hakikatnya.

 

Ketika ENERGI berubah bentuk menjadi PANAS maka didalan panas itu esensi ENERGI tetap ada. Begitupun ketika ENERGI berubah menjadi CAHAYA DAN WUJUD MATERI termasuk TUBUH MANUSIA. Sampai disini sudahkah mulai SADHAR ...???

 

Inilah landasan para LELUHUR kita memahami ANIMISME & DINAMISME yg sejatinya melakukan penghormatan semata daripada menyembah yg disalah artikan oleh kaum beragama dg imannya. Para LELUHUR paham betul bahwa TUHAN ITU MEWUJUD BUKAN MENCIPTAKAN  ! Jadi.... batu, pohon, sungai, lautan, gunung, matahari, bintang itu semua adalah PERWUJUDAN TUHAN.

Tradisi sedekah Bumi sbg penghormatan dan KESADHARAN TINGGI para LELUHUR kita yg selaras dg ELDAS / ELEMEN DASAR SEMESATA yaitu DAYA CAHAYA HIDUP HUKUM DAN ILMU / KECERDASAN yg semua bersifat UNIVERSAL. Dan juga selaras dg TEMUAN ILMIAH PARA AHLI FISIKA QUANTUM. KESADHARAN ILMIAH TAUHID QUANTUM 369 mengajarkan untuk menghormati setiap kehidupan dan manusia dg salam RAHAYU SAGUNG DUMADI tanpa membedakan.

 

Ajaran mulia leluhur kita yg begitu agung terhapuskan oleh ketidaksadaran para generasi muda karena mereka lupa JATIDIRI dan lebih terpesona yg bersifat tahayul, ilusi atau halusinasi.

 

Tergerus oleh konsep yg tidak selaras dg ELDAS yg didalamnya ada HUKUM ENERGI YG KEKAL.

Konsep hamba dan tuhan yg berbeda ini jelas tidak proporsional dg FAKTA. Konsep keterpisahan itu bukan FAKTA.

 

Padahal para leluhur kita sudah paham sejak dulu bahwa manusia adalah perWUJUDAN TUHAN SENDIRI yg melahirkan kalimat afirmasi agung TAUHID QUANTUM ;

INGSUN (TUHAN ) DAYA

INGSUN CAHYO

INGSUN WUJUD - sejati ku (kita semua seluruh alam SEMESTA).

Jadi tanpa ragulah kita memasuki hakikat bahwa TUHAN MEWUJUDKAN DIRINYA SENDIRI bukan menciptakan seperti anggapan orang dg konsep agama.

 

KAGUMI BADAN KECILMU (mikrokosmos) dan BADAN AGUNGMU (makrokosmos /SEMESTA RAYA). Dg menebar KASIH SAYANG, BUKAN PERANG. JANGAN MENCARI ALASAN BAHWA PERANG BENTUK KASIH SAYANG TUHAN sehingga memunculkan jargon² bernarasi agama.

 

*** KESADHARAN ILMIAH TAUHID QUANTUM 369 KUNCI ALAM SEMESTA ***


NAFAS & OKSIGEN.

 

Nafas adalah gerak keluar masuknya karbon & oksigen.

Gerak ini berasal dari kerjasama antara tubuh yg didalamnya ada ELDAS (DAYA / ENEGI CAHAYA HIDUP HUKUM DAN ILMU / KECERDASAN) yang maha agung namun tidak disadari oleh hewan dan tumbuhan.

Bagaimana dg manusia? Apakah sudah menyadari gerakan nafasnya? Tanda hidup dan mati juga terletak pada nafas, menarik nafas artinya dia HIDUP, dan menghembuskan nafas terakir itu berarti mati.

Manusia dan hewan akan berderajat sama (tak ada bedanya) jika tak SADAR NAFAS HIDUP ini, berarti pula yg membedakan adalah KESADARAN NAFASNYA.

 

Begitu agungnya nafas yg sekilas hanya fenomena yg tak perlu dihiraukan yg sesungguhnya adalah fenomena begitu rumit dan canggih dari ILMU / KECERDASAN TUHAN YG MEWUJUD dalam setiap bagian TUBUH NAN AGUNG ini.

Jika manusia menghargai proses terjadinya nafas akan banyak menerima ketakjuban (rasa syukur) yang akan berpengaruh besar pd keajaiban sistem tubuh dan memancarkan CAHAYA yg selaras dg HUKUM UNIVERSAL.

 

OKSIGEN adalah zat kimia biologi yg HIDUP memiliki KECERDASAN DAN BERSIFAT NETRAL.

 

Oksigen yg dihasilkan oleh pitoplankton dilautan akan sama yg dihasilkan oleh segala tumbuhan. Maka dari itu oksigen tak memiliki keterikatan dg identitas sebelumnya apakah itu daun jeruk, apel, mangga atau plankton. Dia bersifat universal, tak peduli hidung kafir, beriman, hewan atau tumbuhan itu sendiri si oksigen ini masuk dg ELDAS yg otomatis. Si oksigen telah meninggalkan identitas sebelumnya barulah dia bersifat netral.

 

Apa yg manusia hirup yaitu keuniversalan oksigen yg tak disadari oleh manusia yg begitu hidup mereka membuat batasan identitas, ini berlawanan dg sifat oksigen. Sangat mungkin dari sinilah munculnya penderitaan manusia dg berbagai penyakit yg dialaminya yg tak peduli mereka atheis / theis. Lagi lagi manusia terjebak pd identitasnya yg sngat berlawanan dg UNIVERSALITAS dan meWUJUD nya TUHAN.

 

MANUSIA HANYA HIDUP SELAMA 5 MENIT JIKA OKSIGEN TIDAK ADA,NAMUN PENGHASIL OKSIGEN AKAN TETAP HIDUP DAN SUBUR JIKA MANUSIA TIDAK ADA !!!

Tidak menyadari hal ini berarti kufur yg akan bertransformasi menjadi kafir. Sejatinya bukan agama yg menentuksn kafir / kufur, tapi KESADHARAN / LUPA JATI DIRI.

 


Sabtu, 27 Juli 2024

URIP MANUNGGAL

 Manunggaling Kawula Gusti/Tauhid 


Uripe sholawat Alohuma solingala Muhammad: Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat-Mu kepada baginda Muhammad 

Yo mesti wae RahmadKu melimpah/ mudun/ manjing dadi siji marang jeng siro Muhammad , awit Siro iki Dhohir Ku yo Wujud Ku dewe .

AKU YO KOWE , KOWE YO AKU

Sejatine sing nyembah lan sinembah yo 1 siji.

nanging yen metu Mawujud pecah dadi 7 pada rupa.yen siro butuhake.


Yen wis siro mangerteni lan sadari kabeh bakal mbiyantu marang jeneng siro


Pitu pituning atunggal iku sing diarani sak temene manungsa * manungsa Sejati*


Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat-Mu kepada baginda kami Nabi Muhammad dan keluaga Baginda Nabi Muhammad,"

Baginda Muhammah dan keluarga baginda Muhammad adalah; 


a. Sinembah / Allah;  Tritunggale Raga Nyawa Sukma telu telune atunggal , kembar 3 pada rupane.

b. Panembah  baginda Muhamad lan Sedulur kang lahir bareng sedino yaiku ; Kawah, Ari ari, Rah Putih , Rah Abang kang lungguh ana ing kiblat 4 ; wetan putih, kidul abang, kulon kuning, lor ireng.

Catur tunggal papat papating atunggal podo rupa beda warno.


Bisa uga jleger 7 (pitu) pada rupa yen wis sempurna, apa wae kang tinindakke laku jantrane kabeh pada , mangan siji mangan kabeh, rokokan siji rokokan kabeh.


Urip manunggal yaiku rentetane evolusine awit dumati nganti tekan titi wanci;

Sangkan paraning dumadi yaiku ; Aku awal akhir. 


Pengeran katon iku bapa lan ibumu dewe.

Proses awal ketemune darah putih saka bapa, darah merah saka biyung, sabanjure Aku  Ruh-Ku mlebu marang ponang jabang bayimu sing ana alam Mas Kumambang ana jero kandutan biyung, terus mijil metu saka kangkangan ibumu, Sinom , nom nomanmu, Kinanthi masa puber, Asmorondono jatuh cinta, Gambuh nikah kawinmu, dhandhanggula wayah enak enakanmu, Durma wayah siro darma sodakohmu marang sapada pada, pangkur wayahe kurange daya tenagamu wis rada mungkur, Megatruh Ruh pegat saka ragamu. sebab ditinggalne nyawa utawa ambekanmu, Pucung ditali 3 pocong , telung perkara raga nyawa sukma dadi siji balik sampurna maring Ngarsa-Ku

Iki sing diarani Aku awal lan Akhir*

Ing pangerten Jawa Dununge Uriping manungsa sinamar ana ing tembang Macapat kasebut ing ngisor iki, ya kang kabebet ing nduwur 


Tembang , kembang, Sekar Macapat diwaca papat papat yaiku ;

1. Maskumambang, 

2. Mijil, 

3. Sinom, 

4. Kinanthi, 

5. Asmaradana, 

6. Gambuh, 

7. Dhandanggula, 

8. Durma, 

9. Pangkur, 

10. Megatruh lan 

11. pucung.

 

     

SANG HYANG ANONTO BOGA NGENDIKA

SANG HYANG HANONTOBOGA NGENDIKA


 WIS PARING WAREG WADHUKE WONG SANG JAGAD RAYA.

SING DADI KUCIWO PODO ORA NGERTI MERGO. 

PODO BUDHEG LAN TULI ORA MANGERTENI. 

 PODO PICEK ORA NGAWERUHI 

PODO MELEK O MATAMU 

PODO KOROKONO KUPINGMU 

PODO RASAKNO TELENGING ATIMU. 

PODO NYUWOROA JURANG GRAWHMU. 

OJO NGANTI NGUCIWAKNO LABUH LABETKU 

PODO MIKIRO UTEKMU AMRIH LUMINTUNE URIP PANGURIPAMU. 

OJO PURA PURA PICEK 

OJO PURA PURA BUDHEG 

OJO PURA PURA ORA KROSO ATIMU 

OJO PURA PURA NGLALI PIKIRAMU 

PODO ELINGO LAKU LAMPAH OPO SING WAJIB SIRO BEKTI LAKONI. 

TUMRAPE IBU PERTIWI

RASA


" RASA ":

RASA GURIH LEGI ASIN (ENAK) 
PAHIT GETIR SEPET (ORA ENAK) 
RASA NJOBO 
(Manggon ana ing pancadriya pangecap). 

RASA NJERO RASA SENENG (ENAK)
RASA SEDIH (ORA ENAK) 
(Manggon ana ing Ati)

 RASANING SURGA* 
( LEGI GURIH ASIN LAN SENENG ) 

RASA NERAKA 
( PAHIT GETIR SEPET LAN SEDIH ) 
Sakabehing rasa mau ana. kanggo njangkepi panguripan. 

Sapa sing nggawe rasa ? 
Yo HURIP iku dewe. mula isine jagad ya rong perkara sarwa wolak walik. 

 Mula rasakna HURIPMU kanthi cipta, tata, titi kang titis kanthi nggulawentah utawa memberdayakan RASA mau. 


BEBASANING HURIP KAYA AYANG AYANG / GAMBARAE WAYANG


 AUM SWANTI ASTU AUM. 
TRONTHONG TRONTHONG JAGAD WETAN KAYA KAYA JAGAD KULON. 
HENENGGIH NEGARI PUNDI TA, NEGARA INGKANG KAGINGAN AJI DASA PURWA. MINANGKANI DASA SEPULUH PURWO WIWITAN. 
PENI PENI RAJA PENI GURU BAKAL GURU DADI 

HANGWIWITI ADEK ISTANA RAJA INGKANG SAMPUN WONTEN KRATONIPUN. 
KRATON INGKANG SAMPUN DIPUN LENGGAHI NALENDRA GUNG BINATHARA. HANENGGIH JEJULUK SANG PRABU SUGRIWA INGKANG KAAMPING PUN RAYI RADEN SUBALI 

DASAR PARA NYATA SANG PRABU SUGRIWA DAPUK MADEK JEJEG NARENDRANE REWONDA KANG KADASARAKEN AJI AJI JI SIJI AJIMAT SEPULUH SEPULUHING ATUNGGAL 

10 SIJI KOSONG KANG NGLAMBANGAKEN HURIP ANANING SIJI KOSONG , 
KOSONG SIJI ANANING SUWUNG KANG KAISI DADI ISI HANENGGIH DASA PURWA. MANUNGGALING 10 TRAH BATHARA DADOS SETUNGGAL. 
SEPULUHING ATUNGGAL. 

KOCAP KACARITA NEGARI PONCOWATI DENDO INGKANG MISUWUR KONDHANG SAINDHENGING JAGAD. 

WAUTO.... JLEGER SANG NARENDRO SUGRIWO KADAMPING ADHI SUBALI LENGGAH WONTEN KURSI GADHING DHAMPAR KENCONO, INGKANG TANSAH SINANDHING WIDODARI, 

SINAMDHING KAUTAMAMING SWURGA LOKA. 

PENI PENI RAJA PENI GURU BAKAL GURU DADI PITIK IWEN RAJA KAYA KEBO SAPI JARAN LAN SAPANUNGGALANE
PADHA MAPAN PANGGONANE DEWE DEWE. 

KAUTAMANING KRATON TANSAH AYEM TENTREM JENJENG PERMANEM REP SIREP SIDEM ADEM PERMANEM TAN ANA SABAWANE WALANG KUMISIK. 

PRASASAT NEGRI INGKANG GEMAH RIPAH LOH JINAWI.KERTO RAHARJO, 
PANJANG KAPONCARANE, 
PUNJUNG KAWEKASANE .

KUNTO WEKASING RASA

 KUNTO WEKASING RASA.


SUKMA KAWEKAS

SUKMA SEJATI 

SUKMA LANGGENG


MLEBU MARANG ALAMING KADEWAN

NEMBUS LANGIT PITU

MUNGGAH SIDRATUL MUNTAHA

ALAME ALLAH

KANG GANDENG RENTENG DADI SIJI

ARAN MANUNGGALING SUKMA KAWEKAS

LAKUNING SUKMA SEJATI

LEREME SUKMA LANGGENG


NYAWIJINING RASA SEJATI

GUMBULE AHMAD MOHAMAD RASUL YO KARAN INGSUN 


SEJATINING URIP LANGGENG

SUKMO KAWEKAS SUKMO SEJATI SUKMO LANGGENG IKU URIPING DAYA LAKUNING RASA TINDAK TANDUKE RAGA KEKUATANING UTAMA


HYANG MOHO SUCI MAHA AGUNG

MANUNGGAL DADI SIJI JRONING BADAN ROGO.(MANUNGSO SAMPURNO) 


DAYA KEKUATAN LINUWIH

JAYA SEMBADA DIKDAYA

SUGIH TAN KENA ING MLARAT

CUKUP TAN KENA ING CUPET

UNGGUL TAN KENO ING TANDING

MISUWUR TAN KENO ING SURUT

MONCAR LANGGENG 

KADYO AGNI SURYO SUCI 

SUMILIR KADYO BAYU SUCI AJI

ADEM KADYO TOYA PERMANA JATI

AYEM TENTREM KADYO BANTALA PERTIWI SUCI

SARINE DADI SIJI KANG TANSAH GEMATI PERMATI NYAWIJI

TLITI JRONING MANEGES INTI ISI.

LUNGGUH JEJEG JRONING TELENGING ATI SUCI SEJATI.

RAHAYU GEMERICIKE RUH TOYA SUCI TANSAH OBAH MANCUR KARANA DAYA EVOLUSI

HURIP WUJUD ADIL TENTREM.

..........


SUKMA

SUKSMA KAWEKAS LAHIRE BAYI. 
SUKMA SEJATI, MANUNGSA NGLAKONI URIP 
SUKMA LANGGENG MANUNGSA SAMPURNA. 

 TELENGING BUMI 

TELENGING SAMODRA 

TELENGING ANGKASA. 

MANGGON ANA TELENGING ATIMU KANTHI RASAMU. 

KARSA RASA CIPTA GURU SEJATI IKU WUJUDMU DEWE SING CILIK UTAWA ALUS . 


DEWA RUCI/ RAHASIAKU IKU ALUSKU 

YEN SIRA KETEMU GURU SEJATI DEWA RUCI SANAJAN CILIK SIRO BISA MLEBU LEWAT KUPING PANGRUNGONKU YO PANGRUNGONMU SING TOK KRUNGONI SING ISO NJLENTREHAKE SAKABEH ISINE JAGAD, 

KABEH ONO NJERONE/ WETENGKU. 
MULO KABEH SING MLEBU TELENGING ATI BISA NGRAMPUNGI PAKARYAN SAKELIR AWIT IKU SEJATININGSUN. 

WELAS ASIH IKU LAKUMU SEBAB AKU DEWE SING ONO KONO DADI SIFAT UTAMAKU SEBAB WELAS ASIH SIFATKU DEWE SING PALING UTAMA 

SANAJAN CILIK GEDENE SAK MRICO PARIBASANE NANGING YEN DIGELAR NGEBAKI JAGAD.

IKI PANGERTEN. MULA KASEBUT MANUNGSA/ WONG NGERTI/ WONG PINTER. 

AMIT PASANG KALIMAN TABI IKU SUBO SITAMU MARANG KABEH SING ANA IKI. 

KALIMAN TABI IKU MANUNGGALING INGSUN TELU DADI SIJI KARO SEDULURMU PAPAT ( KALIMA LIMANING ATUNGGAL) 

ATEGES KOWE AMIT SEWU MARANG DULURMU 4 LAN PANCER YO AKU SEBAB IKU KABEH YO AKU. 

 SIRO ORA ONO YEN ORA ONO JENENG INGSUN 

PAWONGAN SING WIS SAMAR SEMAR YO SEJATININGSUN. 

KABEHING PERKARA WIS TAK KUWASAKNA MARANG JENENG SIRO SEMAR. MULO SAKTINE DIKDAYANE NGEDAP ADAPI.