Kamis, 21 Juli 2011

Renungan dimalam sunyi



RENUNGAN DI MALAM YANG SUNYI


Allah yang Esa itu adalah Tuhan untuk semua orang ! Ia memberikan berkat yang berlimpah-limpah kepada semua orang yang minta tolong kepada-Nya. Semua orang yang mengenal dan berseru kepada Allah akan selamat.
Aku selalu berada dalam keadaan  siap siaga . Aku pakai kebenaran sebagai ikat pinggang dan kesucian sebagai baju besiku. Kabar baik dari Allah yang membawa sejahtera menjadi sepatuku. Aku pakai iman sebagai penangkis , dengan iman memadamkan semua anak panah berapi dari yang jahat. Aku ambil keselamatan sebagai topi baja dan perkataan Allah sebagai pedang dari Roh Allah. Aku lakukan semua itu sambil berdo’a untuk minta pertolongan dari Allah.
Aku menjadi kuat dengan kekuatan yang aku dapat dari kuasa Allah, karena aku bersatu dengan Allah. Aku pakai dengan lengkap semua senjata yang diberikan Allah kepadaku supaya aku dapat bertahan melawan siasat-siasat licik dari iblis. Aku berjuang bukan melawan manusia, melainkan melawan kekuatan segala setan-setan yang menguasai jaman yang jahat ini. Aku melawan kekuatan roh-roh jahat yang menguasai ruang angkasa. Aku pakai dengan lengkap semua senjata Allah, supaya aku sanggup melawan serangan-serangan musuh pada hari yang jahat. Walaupun aku berjuang sampai akhir aku masih tetap gagah perkasa.
Aku berpegang pada kehendak Allah sebagai senjataku untuk menyerang maupun membela diri . Senjata-senjata yang aku pergunakan dalam perjuanganku bukannya senjata dunia ini ,tapi senjata Allah yang berkuasa . Aku menangkis perdebatan-perdebatan dan mendobrak benteng-benteng kesombongan  yang dibangun untuk menentang yang benar mengenai Allah.
 
Karena aku taat kepada-Nya maka Tuhan siap untuk menghukum semua orang yang tidak taat.
Mereka akan terus-menerus mendengar tapi tidak mengerti , mereka akan terus-menerus memandang tapi tidak melihat. Sebab hati mereka sudah bebal. Mereka menyumbat telinga mereka dan menutup mata mereka. Biarlah pesta-pesta mereka menjadi perangkap bagi mereka sendiri ! dan menjadi lubang tempat mereka jatuh dan hancur! Biarlah pandangan mereka menjadi gelap, supaya mereka tidak dapat melihat dan biarlah mereka menjadi bongkok selama-lamanya.
Kalian mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama Allah,Tuhan semesta alam dan Allah  segala barisan(orang-orang yang bijak) yang engkau tentang itu. Hari ini juga Tuhan akan menyerahkan engkau kedalam tanganku dan aku akan mengalahkan dan memperlakukan kalian menurut kehendakku atas ijin Allah .
                                    

LAILATUl QOD’RI


BISMILLAHIR RAHMAANIR RAHIIM
LAILATUl QOD’RI.

Banyak orang pada umumnya memimpikan untuk mendapatkan wahyu lailatul Qod’ri . Untuk mendapatkan kemuliaan seribu bulan itu tidak cukup hanya mengharap saja tanpa ada upaya penggaliannya.

Sesungguhnya hanya hak veto bagi Allah siapa-siapa yang dikehendakinya untuk kepudunan wahyu itu. Tidak pandang siapa dia, baik si miskin, kaya, berpangkat dan atau berkedudukan tinggi dihadapan manusia ; Tetapi dimuka Allah adalah orang-orang pilihan Allah .
Lalu bagaimana  ciri – ciri yang tampak  dalam pandangan  kita ? Allah bersifat  suci , oleh karena itu  Nur suci  tidak bakal  menyatu dengan sifat  orang  yang masih  kotor, rakus, tamak  dan  haram.
Manusia  tempat salah dan dosa, mana mungkin  bisa  mencapainya ? Apabila  Allah  telah  mensucikan  hati  kita  tidak ada  yang  tidak  mungkin.  Bahkan  derajat  manusia  bisa  melebihi  derajat dan  sifat  malaikat, contohnya  Rosulullah.
Bagaimana   upaya   kita  untuk mendapatkan  wahyu yang  semua  orang  mengimpi – ngimpikannya  itu?

Sahabat pernah  bertanya pada Rosulullah  sekitar  Lailatul  Qod’ri  dan  dijawab  oleh  beliau : Yang  intinya  kurang lebih demikian : Turunnya  Lailatul Qod’ri dalam  bulan Romadhon  tanggal   23,25,27 dan  29. Dalam  tanggal itu  umat Muhammad disuruh  berupaya  membuat jaring  trowl  untuk  menjaring  dan   mendapatkan  kemuliaan seribu  bulan  itu. Jaring  itu  dianyamnya  dengan  4 (empat )  benang  halus  dan  iklas, nama  benagnya  antara lain :
·         Berkwalwat;(Menyendiri dengan memperbanyak dzikir, shalat, beribadah).
·         Diam;( I’tikaf, merenung atau kontemplasi pada kebesaran Yang Maha Kuasa)
·         Lapar (puasa)
·         Melek (menjauhkan lambung dari tempat  tidur ).

Bahkan  ada lagi  orang  yang  lebih  dekat  dengan Allah, yang  mendapat  Ilham: bila  awal  bulan  Romadhon  itu jatuh pada hari :
·         Ahad  turunnya  tanggal  27;
·         Senin  turunnya  tanggal  29;
·         Selasa  turunnya  tanggal  25;
·         Rabu  turunnya  tanggal  27;
·         Kamis  turunnya   tanggal  23;
·         Jum’at  turunnya  tanggal  29;
·         Sabtu  turunnya  tanngal  29;
   
Tidak  segampang  teori- teori di atas  hingga  kita akan menyanggong (menunggu)  hanya  tanggal – tanggal  tertentu  di atas  untuk  mendapatkanya, tetapi  yang  benar  adalah  niat  puasa  kita  dari awal  harus  sudah  Taqorub  kepada  Allah  dengan   jalan mensucikan  puasa  kita  dengan  puasa khusus  dari  yang  khusus, bukan  sekedar  puasa umum, atau  puasa khusus. Puasa  khusus  dari yang   khusus  adalah  puasa  hati dari  kemauan – kemauan  rendah  dan   pikiran – pikiran  duniawi serta  mencegah  dari  selain  Allah  secara  keseluruhan.
Cinta  kita  kepada Allah 100%  utuh, tidak  boleh  tercampuri  0.01%  cinta  selain-Nya .

Taubatan nasukha : Kita taubat dihadapan Allah tiap tengah malam (shalat tahajud).  Bila Allah telah mencuci hati kita berarti taubat kita telah diterima –Nya. Kaca hati kita telah bening insyaAllah Nur Suci akan dengan sendirinya bersatu dengan Nur Suci pula (itulah kemuliaan itu) .

Wara’ รจ meninggalkan  yang haram dan sub’had (samar) .
Zuhud ;
Tawakal ;
Kecintaan ( mahabah) ;
Rela ( kerelaan ) ;
Setelah semuanya kita lalui, berlakulah jujur dan melaksanakan amanah sesuai dengan proporsinya .

Itulah langkah-langkah yang kita tempuh, insya Allah dengan jurus itu Allah berkenan memilih kita menjadi kekasih-nya . Amin .

Jangan takut dengan dosa-dosa yang telah kau perbuat, sebab apabila Allah akan memberi petunjuk kepada seseorang tidak ada seorangpun yang dapat enyesatkan .

 Wassalam ,-                                                                                                  krn. 




TAUHID ke 2


TAUHID

       Tauhid adalah suatu keyakinan atau kepercayaan terhadap sesuatu,terutama kepercayaan tentang Keesaan Tuhan.
       Untuk mempercayai adanya Tuhan pertama-tama kita diajari oleh orang tua kita atau guru ngaji kita. Dari apa yang mereka ceritakan kepada kita akhirnya kita percaya, lama-lama mendalam dan meyakini apa-apa yang mereka ajarkan.
   
   Tahapan-tahapan keyakinan adalah sebagi berikut:
·         ILMU YAKIN   -> Adalah keyakinan yang didapat dari pengertian teori pelajaran yang diajarkan kepada kita .
·         AINUL YAKIN  -> Adalah keyakinan yang didapat dari fakta kenyataan lahir setelah terungkap/terbuka.
·           HAQQUL YAKIN -> Adalah keyakinan yang benar-benar langsung dari Allah, dan           tidak dapat diragukan sedikitpun, yaitu keyakinan yang mutlak.